<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
    <channel>
        <title>gillbertgain.eth</title>
        <link>https://paragraph.com/@gillbertgain.eth</link>
        <description>undefined</description>
        <lastBuildDate>Sun, 12 Apr 2026 13:44:08 GMT</lastBuildDate>
        <docs>https://validator.w3.org/feed/docs/rss2.html</docs>
        <generator>https://github.com/jpmonette/feed</generator>
        <language>en</language>
        <copyright>All rights reserved</copyright>
        <item>
            <title><![CDATA[Crypto vs Saham: Bagaimana Menganalisis Fundamental Sebuah Coin?]]></title>
            <link>https://paragraph.com/@gillbertgain.eth/crypto-vs-saham-bagaimana-menganalisis-fundamental-sebuah-coin</link>
            <guid>KBBmVS843owcQ9hNNwTB</guid>
            <pubDate>Sat, 14 Sep 2024 10:19:13 GMT</pubDate>
            <description><![CDATA[Dalam dunia investasi saham, kita menggunakan laporan keuangan untuk menganalisis kinerja perusahaan melalui berbagai rasio keuangan seperti P/E Ratio, ROE, dan Debt-to-Equity Ratio. Rasio ini membantu investor memahami seberapa efisien perusahaan beroperasi, seberapa besar keuntungannya, serta seberapa besar utang yang dimiliki perusahaan. Namun, di dunia kripto, tidak ada laporan keuangan tradisional karena aset kripto biasanya tidak terkait dengan perusahaan yang menghasilkan pendapatan se...]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<p>Dalam dunia investasi saham, kita menggunakan laporan keuangan untuk menganalisis kinerja perusahaan melalui berbagai rasio keuangan seperti P/E Ratio, ROE, dan Debt-to-Equity Ratio. Rasio ini membantu investor memahami seberapa efisien perusahaan beroperasi, seberapa besar keuntungannya, serta seberapa besar utang yang dimiliki perusahaan.</p><p>Namun, di dunia kripto, tidak ada laporan keuangan tradisional karena aset kripto biasanya tidak terkait dengan perusahaan yang menghasilkan pendapatan secara langsung. Sebagai gantinya, kripto menggunakan konsep tokenomics, yaitu analisis terhadap karakteristik ekonomi dari token suatu proyek. Berikut adalah beberapa poin utama untuk membandingkan analisis rasio keuangan saham dengan tokenomics di kripto, lengkap dengan contohnya:</p><p></p><p>1. Total Supply dan Circulating Supply</p><p>Dalam saham, kita sering melihat jumlah saham beredar sebagai metrik untuk memahami berapa banyak saham yang tersedia di pasar untuk diperdagangkan. Dalam kripto, metrik yang serupa adalah circulating supply (jumlah koin yang beredar) dan total supply (jumlah total koin yang akan pernah ada).</p><p>Contoh: Bitcoin memiliki total supply sebesar 21 juta koin, namun saat ini hanya sekitar 19 juta Bitcoin yang beredar (circulating supply). Perbedaan ini terjadi karena beberapa koin belum ditambang. Hal ini penting untuk diperhatikan karena semakin besar circulating supply, semakin banyak pasokan yang beredar di pasar, yang dapat mempengaruhi harga.</p><p>Kesimpulan: Mirip dengan konsep "market float" dalam saham, di mana saham yang beredar mencerminkan likuiditas pasar. Pada kripto, jika jumlah koin yang beredar rendah tetapi total supply tinggi, ada potensi peningkatan suplai di masa depan yang dapat menekan harga.</p><p></p><p>2. Distribusi Token</p><p>Sama seperti dalam saham, penting untuk melihat siapa yang memegang aset terbesar. Jika sebagian besar saham perusahaan dimiliki oleh institusi besar atau pemegang saham utama, ada risiko penurunan harga jika mereka memutuskan untuk menjual. Dalam kripto, hal ini bisa dilihat melalui distribusi token.</p><p>Contoh: Misalkan proyek Uniswap (UNI). Jika sebagian besar token UNI dimiliki oleh tim pengembang atau investor awal, mereka memiliki kekuatan untuk menjual token dalam jumlah besar yang dapat memicu penurunan harga (sering disebut dumping). Inilah alasan mengapa investor harus waspada terhadap proyek yang memiliki distribusi token yang sangat terkonsentrasi.</p><p>Kesimpulan: Distribusi token mirip dengan struktur kepemilikan dalam saham. Semakin merata distribusi token, semakin kecil risiko manipulasi harga oleh pemegang besar.</p><p></p><p>3. Mekanisme Inflasi dan Deflasi Token</p><p>Di pasar saham, perusahaan dapat melakukan buyback saham untuk mengurangi jumlah saham yang beredar, meningkatkan harga saham karena pasokan berkurang. Dalam kripto, proyek tertentu memiliki mekanisme burning atau pembakaran token untuk mengurangi suplai dan menciptakan efek deflasi.</p><p>Contoh: Proyek seperti Binance Coin (BNB) memiliki mekanisme token burn, di mana sejumlah BNB secara rutin dibakar untuk mengurangi suplai total. Hal ini mirip dengan buyback saham yang bertujuan untuk meningkatkan nilai token dengan mengurangi jumlah yang beredar.</p><p>Kesimpulan: Token burn dalam kripto berfungsi serupa dengan buyback dalam saham, mengurangi suplai dan meningkatkan nilai dengan meningkatkan kelangkaan aset.<br></p><p>4. Staking dan Yield Farming vs. Dividen</p><p>Dalam saham, investor sering kali mendapatkan keuntungan tidak hanya dari kenaikan harga saham tetapi juga dari dividen, yaitu pembayaran tunai kepada pemegang saham. Di dunia kripto, konsep serupa adalah staking atau yield farming, di mana pemegang token mendapatkan imbalan untuk mengunci token mereka dalam jaringan.</p><p>Contoh: Dalam ekosistem Ethereum 2.0, investor yang melakukan staking Ether (ETH) dapat memperoleh imbal hasil tahunan (APY) sebagai bentuk insentif untuk membantu mengamankan jaringan. Ini mirip dengan mendapatkan dividen dari saham.</p><p>Kesimpulan: Staking di dunia kripto memiliki fungsi yang mirip dengan dividen dalam saham, di mana pemegang aset menerima imbal hasil atas partisipasi mereka dalam jaringan.</p><p></p><p>5. Utility Token vs. Saham</p><p>Saham mewakili kepemilikan dalam suatu perusahaan, sementara token dalam kripto sering kali memiliki fungsi utilitas yang berbeda-beda. Token bisa digunakan untuk membayar biaya transaksi, voting dalam governance, atau menjalankan aplikasi di dalam ekosistem.</p><p>Contoh: Ethereum (ETH) bukan hanya aset investasi, tetapi juga digunakan untuk membayar gas fee (biaya transaksi) dalam jaringan Ethereum. Dalam konteks ini, nilai Ethereum terkait langsung dengan seberapa banyak jaringan Ethereum digunakan.</p><p>Kesimpulan: Nilai token sering kali tidak hanya bergantung pada spekulasi, tetapi juga pada utilitas nyata dalam ekosistemnya, sedangkan saham mencerminkan nilai dari perusahaan yang menghasilkan pendapatan.</p><p></p><p>Dengan perbandingan di atas, tokenomics dalam kripto memberikan pendekatan yang unik untuk analisis fundamental, mirip dengan analisis rasio keuangan dalam saham. Investor yang memahami cara membaca tokenomics akan lebih siap untuk membuat keputusan investasi yang lebih bijak, sama seperti dalam saham, di mana rasio keuangan memberikan wawasan tentang performa perusahaan.</p><p><br></p>]]></content:encoded>
            <author>gillbertgain.eth@newsletter.paragraph.com (gillbertgain.eth)</author>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[Welcome to Paragraph!]]></title>
            <link>https://paragraph.com/@gillbertgain.eth/welcome-to-paragraph</link>
            <guid>hNjMqz7rad0IeJh0PSUv</guid>
            <pubDate>Wed, 06 Dec 2023 12:13:02 GMT</pubDate>
            <description><![CDATA[This post teaches you everything you need to know about getting started with Paragraph.]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<p>Paragraph lets you create and share beautifully crafted posts - just like this one. </p><p>Write anything - from your smallest paragraph to your grandest masterpiece - and publish it online or send it as email newsletters directly to your readers.</p><p>Your Paragraph publication is blazing-fast, SEO optimized, and combines the best parts of both web2 and web3 to help you create content and grow your community better than ever. </p><h2>Getting started</h2><p>What you&apos;re looking at right now is the Paragraph editor. We support markdown, callouts, code, and rich media embeds like Twitter and YouTube.</p><div data-type="twitter" tweetid="1560419350976221185">   <div class="twitter-embed embed">    <div class="twitter-header">        <div style="display:flex">          <a target="_blank" href="https://twitter.com/paragraph_xyz">              <img alt="User Avatar" class="twitter-avatar" src="https://pbs.twimg.com/profile_images/1521582712527548416/VaZi_24t_normal.jpg">            </a>            <div style="margin-left:4px;margin-right:auto;line-height:1.2;">              <a target="_blank" href="https://twitter.com/paragraph_xyz" class="twitter-displayname">paragraph.xyz</a>              <p><a target="_blank" href="https://twitter.com/paragraph_xyz" class="twitter-username">@paragraph_xyz</a></p>                </div>            <a href="https://twitter.com/paragraph_xyz/status/1560419350976221185" target="_blank">              <img alt="Twitter Logo" class="twitter-logo" src="https://paragraph.xyz/editor/twitter/logo.png">            </a>          </div>        </div>          <div class="twitter-body">      On <a class="twitter-content-link" href="https://t.co/BbYULfPfbU" target="_blank">paragraph.xyz</a>, all posts are stored on <a class="twitter-content-link" href="https://twitter.com/ArweaveTeam" target="_blank">@ArweaveTeam</a>. This means they&apos;re immutable, uncensorable, permanent, and composable <img class="twitter-emoji" draggable="false" alt="✨" src="https://twemoji.maxcdn.com/v/14.0.2/72x72/2728.png">                    <a class="twitter-card-link" href="https://t.co/BbYULfPfbU" target="_blank">          <div class="twitter-media twitter-summary-large-image">            <img src="https://pbs.twimg.com/card_img/1721052517503537152/c2qDlBEK?format=jpg&amp;name=800x320_1">            <div class="twitter-summary-card-text">              <span>paragraph.xyz</span>              <h2>Paragraph | all-in-one publishing &amp; newsletter platform</h2>              <p>Create, publish and share web3-native blogs &amp; newsletters.</p>            </div>          </div>        </a>           </div>         <div class="twitter-footer">          <a target="_blank" href="https://twitter.com/paragraph_xyz/status/1560419350976221185" style="margin-right:16px; display:flex;">            <img alt="Like Icon" class="twitter-heart" src="https://paragraph.xyz/editor/twitter/heart.png">            16          </a>          <a target="_blank" href="https://twitter.com/paragraph_xyz/status/1560419350976221185"><p>7:12 PM • Aug 18, 2022</p></a>        </div>      </div>   </div><p>When you publish a post, you&apos;ll have the option of sending it as a newsletter or storing it in the permanent &amp; uncensorable Arweave. </p><h2>Helpful links</h2><p>Here&apos;s a few helpful pointers to customize your publication &amp; get the most out of Paragraph:</p><ul><li><p><a target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow ugc" class="dont-break-out " href="https://paragraph.xyz/settings/publication/theme">Theming &amp; customization</a>. Change your publication&apos;s font &amp; colors; truly make this space your own.</p></li><li><p><a target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow ugc" class="dont-break-out " href="https://paragraph.xyz/settings/publication/emails">Set up a welcome email</a>. This is the email your readers receive when they subscribe to your newsletter. </p></li><li><p><a target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow ugc" class="dont-break-out " href="https://paragraph.xyz/settings/publication/blog">Configure your publication&apos;s settings</a>. Add links to your homepage, set up a custom domain, configure Google Analytics &amp; more. </p></li></ul><h2>Need help or have feedback?</h2><p>We&apos;ve put together some documentation <a target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow ugc" class="dont-break-out " href="https://docs.paragraph.xyz">here</a>, but if you still have questions you&apos;d like answered we’d love to hear from you. </p><p>You can reach us via email at <a target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow ugc" class="dont-break-out " href="mailto:hello@paragraph.xyz">hello@paragraph.xyz</a> or subscribe to our newsletter <a target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow ugc" class="dont-break-out " href="https://paragraph.xyz/@blog">here</a>. We&apos;re also pretty active on <a target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow ugc" class="dont-break-out " href="https://paragraph.xyz/discord">Discord</a>. </p>]]></content:encoded>
            <author>gillbertgain.eth@newsletter.paragraph.com (gillbertgain.eth)</author>
            <category>tutorial</category>
            <enclosure url="https://paragraph.xyz/covers/welcome_to_paragraph_modern.png" length="0" type="image/png"/>
        </item>
    </channel>
</rss>