<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
    <channel>
        <title>mozok.bnb🛸is Bored👹</title>
        <link>https://paragraph.com/@mozok-bnb-is-bored</link>
        <description>WAGMI</description>
        <lastBuildDate>Tue, 11 Aug 2026 04:21:28 GMT</lastBuildDate>
        <docs>https://validator.w3.org/feed/docs/rss2.html</docs>
        <generator>https://github.com/jpmonette/feed</generator>
        <language>en</language>
        <image>
            <title>mozok.bnb🛸is Bored👹</title>
            <url>https://storage.googleapis.com/papyrus_images/30a7e24f0c294d3ef6cfacca9464444c2e087c6c3b3cfe418173aeebe7d4ec3d.jpg</url>
            <link>https://paragraph.com/@mozok-bnb-is-bored</link>
        </image>
        <copyright>All rights reserved</copyright>
        <item>
            <title><![CDATA[Apa arti dan simbolisme huruf X?]]></title>
            <link>https://paragraph.com/@mozok-bnb-is-bored/apa-arti-dan-simbolisme-huruf-x</link>
            <guid>kJ6Nmq06bF02JJqpcSIK</guid>
            <pubDate>Wed, 09 Aug 2023 06:47:28 GMT</pubDate>
            <description><![CDATA[©Getty ImagesX Factor With his Twitter rebrand, Elon Musk abandoned the company&apos;s iconic blue bird logo in favor of a much scarier X. "Twitter was acquired by Company X both to ensure free speech and as an accelerator for X, the app of all things," the tech billionaire explained.]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<figure float="none" data-type="figure" class="img-center" style="max-width: null;"><figcaption HTMLAttributes="[object Object]" class="">©Getty Images</figcaption></figure><p><strong>X Factor</strong></p><p>With his Twitter rebrand, Elon Musk abandoned the company&apos;s iconic blue bird logo in favor of a much scarier X. &quot;Twitter was acquired by Company X both to ensure free speech and as an accelerator for X, the app of all things,&quot; the tech billionaire explained.</p>]]></content:encoded>
            <author>mozok-bnb-is-bored@newsletter.paragraph.com (mozok.bnb🛸is Bored👹)</author>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[Langkah Pertama Bila Telanjur Klik File APK Peretas Ponsel: Matikan Data]]></title>
            <link>https://paragraph.com/@mozok-bnb-is-bored/langkah-pertama-bila-telanjur-klik-file-apk-peretas-ponsel-matikan-data</link>
            <guid>HaNaGdn0EIuCOM4MNkMs</guid>
            <pubDate>Wed, 09 Aug 2023 06:39:51 GMT</pubDate>
            <description><![CDATA[Ilustrasi peretasan. Foto: Shutterstock © Disediakan oleh KumparanPolisi meminta masyarakat untuk berhati-hati dengan peretasan ponsel modus pengiriman file APK. Namun, jika sudah telanjur mengklik file tersebut, pemilik ponsel bisa melakukan langkah-langkah berikut agar ponsel tak bisa diretas. "Kalau sudah telanjur di-klik, langsung matikan data, mode pesawat (flight mode). Segera koordinasikan dengan perbankan apabila ada pihak-pihak yang minta transaksi ganti OTP," ujar Direktur Reserse K...]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<figure float="none" data-type="figure" class="img-center" style="max-width: null;"><figcaption HTMLAttributes="[object Object]" class="">Ilustrasi peretasan. Foto: Shutterstock © Disediakan oleh Kumparan</figcaption></figure><p>Polisi meminta masyarakat untuk berhati-hati dengan peretasan ponsel modus pengiriman <em>file</em> APK. Namun, jika sudah telanjur mengklik <em>file</em> tersebut, pemilik ponsel bisa melakukan langkah-langkah berikut agar ponsel tak bisa diretas.</p><p>&quot;Kalau sudah telanjur di-klik, langsung matikan data, mode pesawat (<em>flight mode</em>). Segera koordinasikan dengan perbankan apabila ada pihak-pihak yang minta transaksi ganti OTP,&quot; ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio, Selasa (8/8).</p><p><em>File</em> APK itu menyasar ponsel berbasis android sesuai dengan namanya, <em>android package kit</em> (APK). Subagio juga meminta ponsel yang telanjur mengklik <em>file</em> APK segera direset ulang atau kembali ke mode pabrik.</p><p>&quot;Lakukan <em>factory reset</em> ponsel dan ganti <em>password</em> dan <em>username</em> akun yang kita miliki secara berkala,&quot; jelas dia.</p><p>Ia juga mengungkap, ada beberapa ciri ponsel yang terkena retas dari modus <em>file</em> APK tersebut. Antara lain, baterai panas hingga terjadi <em>mirroring</em>.</p><p>&quot;Baterai panas padahal tidak digunakan, karena ada <em>mirroring</em>, fitur-fitur (di ponsel) juga tidak bisa dikendalikan sepenuhnya oleh para pemilik,&quot; lanjut Dwi.</p><p>Berkaca dari kasus ini, polisi meminta agar masyarakat berhati-hati ketika menerima <em>file</em> dari sumber yang tidak jelas. Apalagi, jika sudah teretas para pelaku akan sangat mudah menguasai ponsel korban.</p><p>&quot;Ini yang menjadi perhatian kami, hp yang telah diretas para pelaku segala apa pun yang ada di hp tersebut berhasil dikuasai oleh para pelaku. Tinggal dia mau ambil dari mana bisa dari kontaknya, fotonya, SMS-nya, atau dari WhatsApp-nya. Jadi apa pun yang kita lakukan itu bisa diretas dan <em>m-banking</em> bisa ditelusuri oleh mereka sendiri. APK ini merupakan aplikasi yang sangat berbahaya,&quot; kata Subagio.</p><p>Sebelumnya, sindikat peretasan ponsel dengan modus <em>file</em> APK berhasil diungkap Polda Jawa Tengah. Keempat pelaku juga meretas ponsel milik Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfi.</p><p>Keempat pelaku yakni sepasang ayah dan anak berinisial IW (42 tahun) dan RJ (22) dan dua pelaku lain berinisial HAR dan RD.</p><p>Selama beroperasi, sindikat ini berhasil meretas 48 ponsel dengan menimbulkan kerugian hingga miliaran rupiah. Mereka mengirimkan <em>file</em> APK tersebut dengan modus undangan, promosi tentang pajak, bank, bahkan pengiriman barang.</p>]]></content:encoded>
            <author>mozok-bnb-is-bored@newsletter.paragraph.com (mozok.bnb🛸is Bored👹)</author>
        </item>
    </channel>
</rss>