Debu jalanan di kota satelit itu seringkali terasa asin di lidah, bercampur peluh dan harapan yang menguap di bawah terik matahari. Aku, seorang pendatang di sini, menyaksikan drama-drama kecil kehidupan, potongan-potongan kisah yang terjalin dalam kesibukan yang tak pernah usai. Salah satunya adalah kisah tentang seorang ibu bernama Titik dan putranya, Wowo. Titik, dengan kerut wajah yang menceritakan lebih banyak dari ribuan kata, adalah personifikasi keteguhan seorang ibu. Matanya, meski m...